UAS MATA KULIAH EKONOMI MANAJERIAL
Nama : Evani Nurdiana
Nim : 01221026
Prodi : Manajemen – B
1.
Perusaan
penghasil makanan ringan yang menjual hasil produknya di Denpasar perusahaan
tsb, menghadapi fungsi sbb :
Q1
= 120 - 10P1
Q2
= 120 - 10P2
Dimana
fungsi TC = 90 + 2(Q1 + Q2) ditanya
a.
Berapa
jumlah Q yang dijual di masing - masing pasar
b.
Pada
harga berapa agar keuntungan dan pendapatan maksimal jika menetapkan
diskriminasi harga tingkat 3.
c.
Berapakah
TR dan berapa keuntungannya.
d.
Jika
tidak menetapkan diskriminasi harga, berapa beda pendapatan dankeuntungannya
Jawab :
Q1 = 120 - 10P1 =>
P1 = 12 - 0,1 Q1
Q2 = 120 - 20P2 =>
P2 = 6 - 0,05 Q2
|
TR = P.Q |
=> |
TR1 = P1. Q1 = (12 - 0,1 Q1)(
Q1) =12 Q1 - 0,1Q2 |
|
|
|
|
|
|
=> |
TR2 = P1. Q1 = (6 - 0,05 Q2)(
Q2) = 6 Q2 - 0,05Q2 |
|
TC |
= |
90 + 2(Q1 + Q2) |
||
|
Π |
= = = |
TR1 + TR2 - TC (12 Q1 - 0,1Q2)
+ (6 Q2 - 0,05Q2) -
(90 + 2(Q1 + Q2)) 12 Q1 - 0,1Q2
+ 6 Q2 - 0,05Q2 -
90 - 2Q1 - 2Q2 |
||
|
|
|
|
||
|
dΠ
/
dQ1 |
= |
12 - 0,2Q1
- 2 =0 |
||
|
0,2Q1 Q1 |
= = = |
12 - 2 10/0,2 50 |
||
|
dΠ / dQ2 |
= |
6 - 0,1Q2
- 2 =0 |
||
|
0,1Q2 Q1 |
= = = |
6 - 2 4/0,1 40 |
||
|
d2Π1/dQ1 d2Π2/dQ2 |
= = |
- 0,2 < 0, max - 0,1 < 0, max |
||
|
Perusahaan menjual pada Q1 =
50 dan Q2 = 40 |
||||
|
P1 |
= = = = |
12 - 0,1 Q1 =>
Q1 = 50 12 - 0,1(50) 12 - 5 7 |
||
|
P2 |
= = = = |
6 - 0,05 Q2 =>
Q1 = 40 6 - 0,05(40) 6 - 2 4 |
||
|
Π |
= = = |
12 Q1 - 0,1Q12
+ 6 Q2 - 0,05Q22 -
90 - 2Q1 - 2Q2 12(50) - 0,1(50)2 + 6(40)
- 0,05(40)2 - 90 - 2(50)
- 2(40) 240 |
||
Perusahaan menjual pada harga pasar 1 P1 = 7
dan P2 = 4
Keuntungan : 240
Jika tidak terjadi diskriminasi harga :
|
Q |
= |
Q1 + Q2 |
|
||||
|
Q Q P |
= = = |
120 - 10P + 120 - 120P 240 - 30P 8 - 0,0333Q |
|
||||
|
TR |
= = = |
P*Q (8 - 0,333Q)(Q) 8Q - 0,0333Q2 |
|
||||
|
Π |
= = = |
TR - TC 8Q - 0,0333Q2
- (90 + 2Q) 8Q - 0,0333Q2
- 90 - 2Q |
|
||||
|
dΠ/dQ 0,0667Q Q |
= = = = |
8 - 0,0666Q - 2 6 6/0,0667 89,96 = 90 |
|
||||
|
d2Π/dQ |
= |
- 0,0667<0 => max |
|
||||
|
Qmax pada saat Q = 90 |
|
||||||
|
P |
= = = |
8 - 0,0333Q 8 - 0,0333(90) 5 |
|||||
|
Π |
= = = = |
8Q - 0,0333Q2
- 90 - 2Q 8(90) - 0,0333(90) 2
- 90 - 2(90) 720 - 269,73 - 90 - 180 180 |
|||||
2.
Jika fungsi TC menjadi TC = 20 + 4(Q1
+ Q2), hitunglah a sd d pada soal nomor 1
Jawab :
Q1 = 120 - 10P1 =>
P1 = 12 - 0,1 Q1
Q2 = 120 - 20P2 =>
P2 = 6 - 0,05 Q2
|
TR = P.Q |
=> |
TR1 = P1. Q1 = (12 - 0,1 Q1)(
Q1) =12 Q1 - 0,1Q2 |
|
|
|
|
|
|
=> |
TR2 = P1. Q1 = (6 - 0,05 Q2)(
Q2) = 6 Q2 - 0,05Q2 |
|
TC |
= |
90 + 4(Q1 + Q2) |
||
|
Π |
= = = |
TR1 + TR2 - TC (12 Q1 - 0,1Q2)
+ (6 Q2 - 0,05Q2) -
(90 + 4(Q1 + Q2)) 12 Q1 - 0,1Q2
+ 6 Q2 - 0,05Q2 -
90 - 4Q1 - 4Q2 |
||
|
|
|
|
||
|
dΠ/dQ1 |
= |
12 - 0,2Q1 - 4
=0 |
||
|
0,2Q1 Q1 |
= = = |
12 - 4 8/0,2 40 |
||
|
dΠ/dQ2 |
= |
6 - 0,1Q2 - 4
=0 |
||
|
0,1Q2 Q1 |
= = = |
6 - 4 2/0,1 20 |
||
|
d2Π1/dQ1 d2Π2/dQ2 |
= = |
- 0,2 < 0, max - 0,1 < 0, max |
||
|
Perusahaan menjual pada Q1 =
40 dan Q2 = 20 |
||||
|
P1 |
= = = = |
12 - 0,1 Q1 =>
Q1 = 40 12 - 0,1(40) 12 - 4 8 |
||
|
P2 |
= = = = |
6 - 0,05 Q2 =>
Q2 = 20 6 - 0,05(20) 6 - 1 5 |
||
|
Π |
= = = |
12 Q1 - 0,1Q12
+ 6 Q2 - 0,05Q22 -
90 - 2Q1 - 2Q2 12(40) - 0,1(40)2 + 6(20)
- 0,05(20)2 - 90 - 2(40)
- 2(20) 210 |
||
Perusahaan menjual pada harga pasar 1 P1 = 8
dan P2 = 5
Keuntungan : 210
Jika tidak terjadi diskriminasi harga :
|
Q |
= |
Q1 + Q2 |
|
||||
|
Q Q P |
= = = |
120 - 10P + 120 - 120P 240 - 30P 8 - 0,0333Q |
|
||||
|
TR |
= = = |
P*Q (8 - 0,333Q)(Q) 8Q - 0,0333Q2 |
|
||||
|
Π |
= = = |
TR - TC 8Q - 0,0333Q2
- (90 + 4Q) 8Q - 0,0333Q2
- 90 - 4Q |
|
||||
|
dΠ/dQ 0,0667Q Q |
= = = = |
8 - 0,0666Q - 4 4 4/0,0667 59,98 = 60 |
|
||||
|
d2Π/dQ |
= |
- 0,0667<0 => max |
|
||||
|
Qmax pada saat Q = 60 |
|
||||||
|
P |
= = = |
8 - 0,0333Q 8 - 0,0333(60) 6 |
|||||
|
Π |
= = = = |
8Q - 0,0333Q2
- 90 - 4Q 8(60) - 0,0333(60) 2
- 90 - 4(60) 480 - 119,88 - 90 - 240 30 |
|||||
3.
|
PROYEK A |
PROYEK B |
||
|
Probabilitas |
Arus Kas |
Probabilitas |
Arus Kas |
|
0,30 0,40 0,30 |
4.000 5.000 6.000 |
0,30 0,40 0,30 |
3.000 5.000 7.000 |
Ditanya :
a.
Hitunglah
Standar Deviasi dari kedua proyek tsb.
b.
Proyek
mana yang akan diambil
Jawab
:
Proyek A
|
Probabilitas |
Hasil Investasi (Arus kas) |
Nilai yang diperkirakan |
Deviasi |
Deviasi 2 |
Probabilitas (P1) |
Deviasi 2 X Probabilitas |
|
0,30 0,40 0,30 |
4.000 5.000 6.000 |
1.200 2.000 1.800 |
- 1.000 0 1.000 |
1.000.000 0 1.000.000 |
0,30 0,40 0,30 |
300.000 0 300.000 |
|
|
|
5.000 |
|
|
Varian σ 2 |
600.000 |
|
|
|
|
|
Deviasi Standart σ = V σ 2 |
V600.000 = 774,59 |
|
Proyek B
|
Probabilitas |
Hasil Investasi (Arus kas) |
Nilai yang diperkirakan |
Deviasi |
Deviasi 2 |
Probabilitas (P1) |
Deviasi 2 X Probabilitas |
|
0,30 0,40 0,30 |
3.000 5.000 7.000 |
900 2.000 2.100 |
- 2.000 0 2.000 |
4.000.000 0 4.000.000 |
0,30 0,40 0,30 |
1.200.000 0 1.200.000 |
|
|
|
5.000 |
|
|
Varian σ 2 |
2.400.000 |
|
|
|
|
|
Deviasi Standart σ = V σ 2 |
V2.400.000 =1.549,9 |
|
Dari kedua
proyek tersebut maka proyek B lebih berisiko dibandingkan proyek A, maka dipilih
proyek A
4.
Sebuah perusahaan sedang mempertimbangkan untuk
berinvestasi dengan biaya Rp. 1.000.000. Selama investasi diperkirakan tingkat
pengembalian adalah 700.000 selama 4 tahun. Jika tingkat diskon yang
disesuaikan sebesar 15%
a.
Apa
yang harus diputuskan oleh perusahaan tersebut (hitung NPV)
b.
Jika
perusahaan menganggap nilai yang sepadan adalah Rp. 500.000 untuk tingkat
pengembalian yang berisiko Rp. 100.000. Berapakah nilai bersih dari proyek
tersebut
Jawab
:
a.
|
NPV |
= = = = = |
t=1Σ4Rt/(1+k)t - Co 700.000/(1+0,15)4
- 1.000.000 700.000
(2,8550) - 1.000.000 1.998.500
- 1.000.000 998.500 |
b.
jika nilai yang sepadan adalah 500.000
|
α |
= = |
500.000/700.000 0,7 |
|
|
|
NPV |
= = = = = |
t=1Σ4αRt/(1+k)t - Co (0,7)700.000/(1+0,15)4 - 1.000.000 490.000 (2,8550) - 1.000.000 1.398.950 - 1.000.000 398.950 |
||
5.
Hitunglah IRR dari soal no.3
Jawab
:
NPV coba - coba dengan diskon rate 28%
|
NPV |
= = = = = |
t=1Σ4Rt/(1+k)t - Co 700.000/(1+0,28)4 -
1.000.000 700.000 (2,2410) - 1.000.000 1.5688.700 - 1.000.000 568.700 |
|
|
r |
= = |
P1
- C1 (P2 - P1 / C2 - C1) =>
P=Diskon rate c=NPV 15 -
998.500 (13/ - 429.800) 15 -
998.500 ( - 0,000030) 15 +
30,20 45,20%
|
|
6.
Fungsi permintaan
Q = 100 - P
TC = 70 + 2Q
Hitung
- Q Max
- TR Max
- Π max.
- Q jika Π =
85
Jawab
:
Q = 100 - P
=> P = 100 - Q
a. Q max
|
TR =
P.Q |
=> |
TR =
P. Q =
(100 - Q)( Q) =
100Q - Q2 |
||
|
TR
max pada saat TR = 0 |
||||
|
TR dTR/dQ 2Q Q Q
max |
= = = = = |
100Q
- Q2 100
- 2Q = 0 100 100/2 50 |
||
|
Q max adalah 50 |
||||
|
b. TR max |
||||
|
TR |
= = = = |
100Q
- Q2 100(50)
- (50) 2 5.000
- 2.500 2.500 |
||
c. Π max
|
dΠ/dQ 2Q Q |
= = = = = |
100Q
- Q2 - 70 - 2Q 98Q
- Q2 - 70 98 -
2Q = 0 98 49 |
|
Π max |
= = = = = = |
TR - TC 100Q - Q2 -
(70 + 2Q) 100Q - Q2 -
70 - 2Q 100(49) - (49) 2 -
70 - 2(49) 4.900 - 2.401 - 70 - 98 2.331 |
d. Q jika Π = 85
|
|
|
|
7.
Pasar
merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya
transaksi penjual dan pembeli.nStruktur Pasar merupakan penggolongan pasar berdasarkan
strukturnya. dibagi dalam beberapa bagian yaitu:
Pasar Persaingan Sempurna :
Jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang banyak dan produk yang
dijual bersifat homogen.
Pasar Persaingan Tidak
sempurna terdiri atas:
·
Pasar Monopoli : Hanya terdapat satu penjual yang
menguasai pasar.
·
Pasar oligopoli : Pasar di mana penawaran satu jenis
barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari
dua tetapi kurang dari sepuluh.
·
Pasar duopoli : Memiliki karakteristik yang sama
dengan oligopoli, namun pada Pasar duopoli hanya ada dua perusahaan.
·
Pasar Persaingan Monopolistik : Bentuk pasar di mana terdapat banyak
produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam
beberapa aspek.
·
Pasar Monopsoni : Jenis pasar dimana hanya ada satu
pembeli.
·
Pasar Oligopsoni adalah bentuk pasar dimana barang yang
dihasilkan oleh beberapa perusahaan dan banyak perusahaan yang bertindak
sebagai konsumen.
·
Pasar : pertemuan/tempat dimana penjual dan
pembeli bertemu secara potencial
Struktur Pasar : adanya persaingan dimana penjual dan pembeli
berinteraksi
1. Pasar persaingan sempurna contoh :
bursa saham Adalah bentuk pasar dimana:
·
Banyak terdapat
pembeli dan penjual suatu produk, masing - masing terlalu kecil untuk
mempengaruhi suatu produk;
·
Produknya
bersifat homogen;
·
Terdapat
mobilitas sumber daya yang sempurna;
·
Agen ekonomi
memiliki pengetahuan yang sempurna tentang kondisi pasar.
Cirinya :
- Banyak penjual dalam satu produk
- Harga ditentukan oleh konsumen
- Barang bersifat homogen
- Terdapat mobilitas sumber daya yang
sempurna
- Mudah masuk pasar
2. Pasar monopoli
Adalah bentuk pasar dimana hanya
terdapat satu perusahaan yang yang menjual sebuah produk yang tidak memiliki
substitusi dekat. Perusahaan baru sangat sulit bahkan tidak mungkin masuk
kedalam industri ini.
Cirinya :
- hanya terdapat satu perusahaan
- sulit untuk masuk pasar
- terjadi karena adanya sumber daya yang
tidak dimiliki perusahaan lain
3.
Persaingan
monopolistik, Mengacu pada
kasus di mana terdapat banyak penjual produk yang terdiferensiasi dan
perusahaan - perusahaan cukup mudah keluar dan masuk ke dalam industri jangka
panjang.
Cirinya :
- Banyak produk yang dijual
- Mudah masuk pasar
- Banyak penjual
4. Pasar oligopoli, Adalah kasus
ketika terdapat sedikit penjual sebuah produk yang homogen ataupun
terdiferensiasi. Meskipun kemungkinan selalu ada bagi perusahaan baru untuk
masuk ke dalam industri ini, untuk melakukannya tidaklah mudah
Cirinya :
- Tidak terlalu banyak penjual tetapi
lebih dari satu perusahaan
- Mudah masuk pasar tidak semudah pasar
persaingan sempurna
Diskriminasi Harga :
Diskriminasi harga : mengacu pada
penentuan harga yang berbeda - beda, pada kuantitas yang berbeda pada sebuah
produk, pada waktu yang berbeda untuk setiap pelanggan yang berbeda, atau pasar
yang berbeda, tetapi bukan berdasarkan perbedaan biaya.
Contoh :
1.
Penentuan harga
oleh perusahaan telepon, tarif lebih tinggi pada jam - jam sibuk, tarif lebih
tinggi untuk bisnis daripada rumah tangga
2.
penentuan harga
oleh perusahaan energi (PLN, PGN) harga rendah untuk rumah tangga, tinggi untuk
kalangan bisnis.
3.
penentuan harga
menginap di hotel yang lebih murah untuk acara - acara rapat dsb.
Tiga kondisi harus dipenuhi agar dapat
menetapkan diskriminasi harga :
1.
Perusahaan
tersebut harus mempunyai kemampuan mengendalikan harga produk.
2.
Elastisitas
harga permintaan produk tersebut harus berbeda untuk jumlah produk yang
berbeda, pada waktu yang berbeda, untuk kelompok pelanggan yang berbeda
atau pasar yan berbeda;
3.
Jumlah produk
atau jasa tersebut, kapan waktu digunakan atau dikonsumsi, dan kelompok pelanggan
harus dapat dipisahkan.
Tiga jenis diskriminasi :
1.
Diskriminasi
harga tingkat pertama : berkaitan dengan penjualan setiap unit produk secara
terpisah da mengenakan harga setinggi mungkin bagi setiap unit produk yang
dijual
2.
Diskriminasi
harga tingkat kedua : mengacu pada penentuan harga per unit yang sama untuk
sejumlah atau sekelompok produk tertentu yang dijual kepada setiap
pelanggan, kemudian memberikan harga yang lebih murah per unitnya untuk
sejumlah atau sekelompok tambahan produk tersebut;
3.
Diskriminasi
harga tingkat ketiga : mengacu pada penentuan harga yang berbeda - beda untuk
produk yang sama dalam pasar yang berbeda, sehingga pendapatan marginal per
unit terakhir yang dijual dalam setiap pasar sama dengan biaya marginal untuk
menghasilkan produk tersebut
Sumber - sumber biaya :
1.
Sumber internal
: dari laba ditahan
2.
Sumber
eksternal : dari kredit/pinjaman dan penjualan saham
Biaya utang (cost of debt) adalah pengembalian yang diminta
pemberi pinjaman untuk pinjaman ang mereka berikan kepada perusahaan
Biaya modal ekuitas adalah tingkat pengembalian yang
diminta pemegang saham agar mau berinvestasi dalam perusahaan.
Metode - metode/model estimasi biaya
modal :
1. Model : Suku bunga bebas risiko (rf)
plus premi risiko (rp) yaitu ke = rf
+ rp
2. Model Penilaian Dividen
3. Model Penetapan Harga Aset Modal (CAPM
: Capital Asset Pricing Model )
Comments
Post a Comment